Pornografi Virus Masa Kini
Malam ini cacan ingin memposting mengenai Indonesia yang sedang menghadapi tantangan Pornografi yang semakin besar. Tantangan ini meluas terlihat dengan maraknya penyebaran gambar serta video porno, baik itu lewat media sosial ataupun situs-situs dewasa. Pornografi secara umum sering dikaitkan dengan pertunjukan seks, cabul, bagian tubuh terlarang yang dipertontonkan, khususnya bagi perempuan yang selalu menjadi obyek pornografi, dan segala bentuk aksi yang membuat pendengar atau individu yang menyaksikan terangsang layaknya manusia normal.
Masalah pornografi ini bukan persoalan yang muncul belakangan, tetapi telah dilakukan sejak ratusan tahun yang lalu. Kenyataan ini setidaknya menggambarkan tidak adanya kesepakatan di antara para ahli mengenai batasan baku pornografi. Karena, masalah pornografi, menyangkut perasaan, keyakinan, nilai-nilai moral masyarakat, dan menyangkut dimensi ruang dan waktu. Pornografi yang semula beredar dalam bentuk tekstual melalui media cetakan secara terbatas kini membanjir tanpa hambatan melalui jaringan internet, baik dalam bentuk kisah-kisah cabul yang siap dibaca oleh siapapun. Teknologi internet telah menyediakan kemudahan luar biasa untuk menyebarluaskan apapun, termasuk pornografi, yang dikarenakan medium penyebarannya lantas popular dengan sebutan cyberporn. Dunia maya ini memang menimbulkan kekhawatiran tersendiri dalam mempengaruhi moral generasi muda kita, karena sangat mudah diakses.
Pada kehidupan yang penuh pengaruh dari budaya asing sampai saat ini telah menghembuskan udara kebebasan di benak rakyat. Kebebasan ini mencakup kebebasan untuk berekspresi maupun kebebasan untuk menuntut hak-hak yang belum terpenuhi. Namun, kebebasan tanpa ada batasan jelas yang mengatur tentang kebebasan itu sendiri pada akhirnya akan membawa dampak yang dapat berakibat pada menurunnya moralitas bangsa. Kebebasan berekspresi terutama melalui dalam dunia seni dan perfilman telah semakin mengaburkan nilai- nilai kesopanan di tengah-tengah masyarakat.
Kebebasan berekspresi dalam dunia teknologi informasi melalui internet juga turut berpengaruh dalam penyebaran informasi tanpa batas. Internet yang pada mulanya hanya dikembangkan untuk kepentingan militer, riset dan pendidikan terus berkembang memasuki seluruh aspek kehidupan umat manusia.
Saat ini, internet telah membentuk masyarakat dengan kebudayaan baru berupa masyarakat dengan kebebasan beraktivitas dan berkreasi yang hampir tanpa batas. Namun dibalik itu, internet juga melahirkan permasalahan baru. Diantaranya muncul kejahatan yang lebih canggih dalam bentuk "cybercrime". Hal ini ditandai dengan berkembangan pesatnya situs-situs porno dalam berbagai tampilan situs yang sangat menggoda.
Kebebasan berekspresi pada dunia Informatika ataupun pada dunia seni dan perfilman, pada akhirnya menimbulkan suatu fenomena baru yang disebut dengan Pornografi. Tayangan-tayangan yang menampilkan pornografi dinilai dapat merusak moralitas bangsa, mengikis akhlak serta menimbulkan tindak kriminalitas. Tanpa kita sadari dampak dari pornografi dapat merusak kehidupan masyarakat sekarang dan generasi yang akan datang terutama pada moral dan mental generasi muda, sebagai generasi penerus bangsa. Oleh karena itu kita harus tetap menjaga etika budaya timur kita tanpa adanya pornografi di area publik

Komentar